Digitalisasi Layanan, Universitas Muhammadiyah Bone Gelar Diseminasi Sistem Presensi Online

Bagikan

WATAMPONE – Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan transparansi manajemen sumber daya manusia, Universitas Muhammadiyah Bone (UNIM Bone) menggelar kegiatan Diseminasi Sistem Presensi Online dan Aplikasi Kepegawaian. Acara yang berlangsung pada Rabu, 29 April 2026, ini dipusatkan di Aula Andi Abdullah, Kampus UNIM Bone.

Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 70 peserta yang terdiri dari pejabat struktural, tenaga kependidikan (tendik), serta pegawai di lingkup Universitas Muhammadiyah Bone. Fokus utama pertemuan ini adalah memberikan pemahaman mendalam mengenai transisi sistem administrasi manual menuju platform digital yang lebih terintegrasi.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor II UNIM Bone, Ibu Dr. Naimah, S.Pd., M.Pd., yang hadir mewakili Rektor. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penerapan sistem presensi online bukan sekadar mengikuti tren teknologi, melainkan sebuah kebutuhan mendesak bagi institusi pendidikan tinggi saat ini.

Dr. Naimah menjelaskan bahwa langkah ini sangat berkaitan erat dengan kebijakan Work From Home (WFH) yang diinstruksikan oleh Kementerian Pendidikan, Sains, dan Teknologi (Kemendiksaintek).

“Digitalisasi sistem ini menjadi kunci agar produktivitas tetap terjaga meski pegawai harus bekerja secara fleksibel atau dari rumah. Dengan sistem presensi yang akurat, pemantauan kinerja tetap dapat dilakukan secara objektif dan transparan sesuai arahan kementerian,” ujar Dr. Naimah dalam sambutannya.

 

Memasuki sesi inti, kegiatan dipandu oleh dua narasumber ahli, yakni Bapak Dr. Kiki Henra, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Lembaga Pusat Data dan Sistem Informasi (LPDSI) dan Bapak Dr. Romi Adiansyah, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala Biro Administrasi Sumber Daya Manusia (ASDM). Keduanya memaparkan secara komprehensif mengenai maksud dan tujuan dari pemutakhiran sistem kepegawaian ini.

Dalam sesi teknis tersebut, para peserta diberikan pendampingan langsung mengenai penggunaan aplikasi Edlink. Adapun tahapan yang dijelaskan meliputi:

  • Pembuatan Akun: Langkah-langkah pendaftaran identitas pegawai ke dalam database sistem.
  • Aktivasi Data: Sinkronisasi data kepegawaian untuk memastikan hak akses sesuai jabatan.
  • Prosedur Presensi: Simulasi melakukan absensi online, mulai dari login hingga verifikasi kehadiran di akhir jam kerja dari tahapan awal sampai akhir.

Melalui diseminasi ini, diharapkan seluruh pegawai di lingkup Universitas Muhammadiyah Bone tidak lagi mengalami kendala teknis dalam pelaporan kehadiran maupun pengelolaan administrasi kepegawaian lainnya. Dengan sistem yang terdigitalisasi, UNIM Bone berkomitmen untuk terus meningkatkan tata kelola universitas yang modern, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan.

Scroll to Top