Unim Bone Evaluasi Progres Penerimaan Mahasiswa Baru 2026

Bagikan

Universitas Muhammadiyah Bone (Unim Bone) menggelar rapat koordinasi progres Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 di Auditorium A. Abdullah Unim Bone, Rabu, 21 Mei 2026. Kegiatan tersebut dihadiri pimpinan universitas, biro PMB, dekan, ketua program studi, dosen, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa, hingga perwakilan alumni untuk mengevaluasi capaian penerimaan mahasiswa dan memperkuat strategi sosialisasi kampus.

Rapat koordinasi itu dilaksanakan sebagai upaya mempercepat pencapaian target PMB gelombang kedua sekaligus memperluas jangkauan promosi kampus di berbagai daerah. Melalui forum tersebut, seluruh unsur kampus didorong terlibat aktif dalam kegiatan sosialisasi kepada masyarakat, sekolah, dan calon mahasiswa baru.

Wakil Rektor III Unim Bone, Gunawan, S.Pd., M.Pd., saat membuka kegiatan menegaskan bahwa tanggung jawab penerimaan mahasiswa baru bukan hanya berada pada Biro PMB maupun pimpinan universitas. Menurutnya, seluruh elemen kampus harus bergerak bersama untuk memperkenalkan kampus kepada masyarakat secara lebih luas.

“Penerimaan mahasiswa baru sudah masuk tahap kedua. Harapannya gerakan sosialisasi kampus bisa semakin masif dan menjadi tugas semua elemen di kampus, bukan hanya Biro PMB dan rektor,” ujar Bapak Gunawan dalam arahannya.

Ia menjelaskan, persaingan antarperguruan tinggi saat ini semakin ketat sehingga strategi promosi harus dilakukan secara kreatif dan berkelanjutan. Karena itu, organisasi mahasiswa, unit kegiatan mahasiswa, hingga alumni diminta ikut berperan dalam membangun citra positif kampus di tengah masyarakat.

Dalam rapat tersebut, Biro PMB Unim Bone memaparkan perkembangan sementara penerimaan mahasiswa baru selama Januari hingga Mei 2026. Berdasarkan data yang dipresentasikan, jumlah pendaftar reguler telah mencapai 380 calon mahasiswa pada gelombang pertama dan kedua.

Kepala Biro PMB, H. Sandi, S.Pd., M.Pd., menyebut capaian tersebut diperoleh melalui berbagai strategi promosi langsung maupun digital. “Kami terus melakukan sosialisasi ke sekolah, masyarakat, dan media sosial. Beberapa program yang dijalankan antara lain educast dan lomba video pengenalan kampus,” katanya.

Selain itu, tim PMB juga memperluas wilayah sosialisasi ke sejumlah daerah di Sulawesi Selatan seperti Kabupaten Soppeng, Wajo, dan Bulukumba. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkenalkan program studi Unim Bone kepada calon mahasiswa di luar Kabupaten Bone.

Secara persentase, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) menjadi fakultas dengan peminat tertinggi, yakni mencapai 79 persen dari total pendaftar. Sementara Fakultas Pertanian dan Peternakan (FPP) mencatat 12 persen peminat, sedangkan Fakultas Teknik dan Bisnis (FTB) berada pada angka 9 persen.

Rektor Unim Bone dalam kesempatan itu turut menekankan pentingnya menjaga kualitas pendidikan di tengah peningkatan jumlah mahasiswa baru. Ia mengingatkan bahwa proses penerimaan mahasiswa harus diimbangi dengan peningkatan mutu pembelajaran dan pelayanan akademik di lingkungan kampus.

“Kualitas dalam mengajar harus tetap menjadi perhatian utama. Selain fokus pada jumlah mahasiswa, kita juga harus memberikan pendidikan yang berkualitas. Sebab, kualitas pendidikan akan menentukan tingkat kepercayaan masyarakat dan menjadi faktor utama yang menarik calon mahasiswa untuk memilih kuliah di kampus kita,” tegas rektor di hadapan peserta rapat.

Peserta rapat yang terdiri atas dosen, tenaga kependidikan, organisasi mahasiswa, dan pimpinan fakultas juga menyampaikan berbagai masukan terkait strategi promosi kampus. Beberapa di antaranya mendorong optimalisasi media sosial, penguatan konten digital, serta peningkatan keterlibatan mahasiswa dan alumni dalam kegiatan sosialisasi.

Ketua alumni Unim Bone dalam forum tersebut secara tidak langsung menilai keterlibatan alumni dapat menjadi salah satu kekuatan promosi kampus karena alumni memiliki jaringan luas di masyarakat. Menurutnya, pengalaman alumni selama kuliah dapat menjadi contoh nyata bagi calon mahasiswa baru.

Rapat koordinasi berlangsung interaktif dengan pembahasan strategi lanjutan menjelang tahapan PMB berikutnya. Pimpinan universitas berharap seluruh unsur kampus dapat bergerak bersama meningkatkan jumlah mahasiswa baru sekaligus memperkuat kualitas layanan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Bone.

Scroll to Top