Bangun Sinergi, PNM Buka Peluang Kerja bagi Lulusan Universitas Muhammadiyah Bone

Bagikan

PT Permodalan Nasional Madani (PNM) menggelar audiensi dengan Rektor Universitas Muhammadiyah Bone di kampus tersebut pada Rabu, 22 Juli 2026. Pertemuan ini bertujuan untuk menjajaki peluang kerja sama strategis guna membuka lapangan pekerjaan yang lebih luas bagi para lulusan perguruan tinggi di wilayah tersebut.

Delegasi PNM dipimpin langsung oleh Manager HRBP Sulawesi 2 Muhammad Yusup, didampingi oleh Manager RPM Regional Makassar 2 Yuli Andriani Deli, serta HRBPO Area Bone dan Area Sinjai Syahrul Syamsul. Melalui diskusi tatap muka ini, kedua institusi membahas langkah-langkah konkret untuk menghubungkan dunia akademik dengan kebutuhan sumber daya manusia di industri keuangan mikro.

Dalam pertemuan tersebut, Muhammad Yusup memaparkan profil perusahaan dan tingginya kebutuhan tenaga kerja profesional di sektor pemberdayaan ekonomi. Saat ini, PNM mengelola jaringan layanan sebanyak 4.655 titik yang tersebar di 36 provinsi, sehingga membutuhkan banyak talenta muda untuk mengisi berbagai posisi operasional. Mahasiswa dan lulusan Universitas Muhammadiyah Bone dinilai memiliki potensi besar untuk berkarier, salah satunya sebagai Account Officer maupun Finance Administration Officer.

Sejak berdiri pada tahun 1999, PNM fokus pada pembiayaan usaha mikro serta pemberdayaan masyarakat prasejahtera. Sebagai bagian dari Holding Ultra Mikro bersama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) dan PT Pegadaian, perusahaan ini menawarkan stabilitas institusi serta jenjang karier yang terstruktur. Karyawan yang kelak bergabung tidak hanya sekadar menerima gaji bulanan, tetapi juga turut menggerakkan roda ekonomi jutaan keluarga kecil di Indonesia.

Perusahaan ini juga menyediakan beragam fasilitas dan keuntungan bagi para karyawannya guna menunjang produktivitas. Karyawan berhak mendapatkan gaji sesuai UMK, jaminan BPJS, asuransi jiwa, hingga peluang meraih beasiswa pendidikan lanjutan. Selain itu, tenaga lapangan akan difasilitasi dengan kendaraan dinas, uang bahan bakar minyak (BBM), serta tempat tinggal atau mes bagi mereka yang ditempatkan jauh dari domisili asal.

Ke depan, audiensi perdana ini diharapkan dapat segera berlanjut pada penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang mengikat antara kedua belah pihak. Sinergi berkesinambungan antara PNM dan Universitas Muhammadiyah Bone diyakini mampu menekan angka pengangguran terdidik, sekaligus mencetak generasi muda yang memberikan dampak nyata bagi kemandirian ekonomi masyarakat.

Scroll to Top