KKN Angkatan VI UNIM Bone: Mengabdi dari Desa di Bone hingga Panggung Internasional

Bagikan

WATAMPONE, — Universitas Muhammadiyah Bone (UNIM Bone) kembali menegaskan komitmennya dalam menjalankan Catur Dharma Perguruan Tinggi Muhammadiyah melalui pelepasan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan VI Tahun 2026. Pada periode ini, sebanyak 573 mahasiswa diterjunkan dalam tiga skema pengabdian, yaitu tingkat lokal, nasional, hingga internasional.

Ketua Panitia KKN Angkatan VI UNIM Bone, Dr. Muh. Safar, S.Pd., M.Pd., menyampaikan bahwa KKN bukan sekadar pemenuhan beban akademik, melainkan bentuk nyata tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam memberikan solusi atas persoalan di tengah masyarakat.

“Perguruan tinggi sejatinya tidak hanya mencetak lulusan, tetapi juga menghadirkan solusi. Melalui KKN Angkatan VI ini, kami mendorong mahasiswa untuk memadukan ilmu pengetahuan dengan empati sosial di tengah masyarakat,” ujar Dr. Muh. Safar.

Rincian Skema KKN Angkatan VI UNIM Bone 2026:

  1. KKN Reguler: Diikuti oleh 422 mahasiswa yang ditempatkan di 40 desa yang tersebar di 10 kecamatan se-Kabupaten Bone, didukung oleh 1 Posko Kampus. Kegiatan berlangsung mulai 3 Agustus hingga 11 September 2026 dengan fokus program pada pendidikan, pemberdayaan ekonomi, literasi digital, kesehatan, dan penguatan potensi lokal.

  2. KKN Muhammadiyah-’Aisyiyah (MAs): Sebanyak 150 mahasiswa diberangkatkan ke Malang untuk bergabung dengan ribuan mahasiswa dari Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia. Pelaksanaan berlangsung pada 27 Juli hingga 1 September 2026.

  3. KKN Internasional: Didelegasikan kepada mahasiswi Program Studi Teknologi Pendidikan, Ersa FM Santiago, yang akan mengabdi di Malaysia pada bulan Oktober 2026 mendatang.

Dr. Muh. Safar menekankan pentingnya perubahan paradigma bagi seluruh peserta KKN agar menanggalkan dorongan “datang untuk mengajar” dan menggantinya dengan semangat “datang untuk belajar bersama masyarakat”.

“Masyarakat adalah subjek pembangunan. Keberhasilan KKN tidak diukur dari megahnya acara seremonial atau tebalnya laporan, melainkan dari manfaat berkelanjutan serta nilai keberdayaan yang ditinggalkan untuk masyarakat,” pungkasnya.

Melalui program ini, Universitas Muhammadiyah Bone terus berkomitmen melahirkan lulusan unggul yang tidak hanya cakap secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial serta daya abdi yang kuat bagi daerah, bangsa, dan dunia.

Scroll to Top