Universitas Muhammadiyah Bone Menandatangani Kontrak Hibah DPPM Kemendiktisaintek Tahun Anggaran 2026

Bagikan

Universitas Muhammadiyah Bone kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan budaya akademik melalui kegiatan penandatanganan kontrak penelitian dan pengabdian kepada masyarakat hibah DPPM Kemendiktisaintek Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat sebagai bagian integral dari Catur Darma Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA).

Pada tahun anggaran 2026, dosen Universitas Muhammadiyah Bone berhasil meloloskan sebanyak 8 judul hibah nasional yang terdiri atas 3 judul skema Penelitian Dosen Pemula (PDP), 3 judul skema Penelitian Fundamental Reguler, serta 2 judul Pengabdian kepada Masyarakat skema Kemitraan. Dari total proposal yang lolos pendanaan tersebut, sebanyak 4 judul berasal dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) dan 4 judul lainnya berasal dari Fakultas Peternakan dan Perikanan (FPP).

Capaian ini menunjukkan tren peningkatan yang cukup signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, Universitas Muhammadiyah Bone mencatat sebanyak 7 judul yang memperoleh pendanaan hibah nasional dengan total anggaran hampir mencapai Rp500 juta. Sementara pada tahun 2026, jumlah proposal yang lolos meningkat menjadi 8 judul dengan total pendanaan hampir mencapai Rp600 juta.

Rektor Universitas Muhammadiyah Bone, Dr. H. Muhammad Jafar, M.Pd, menyampaikan bahwa penelitian dan pengabdian kepada masyarakat memiliki posisi strategis dalam pembangunan mutu perguruan tinggi. Menurutnya, aktivitas riset dan PkM bukan sekadar pemenuhan kewajiban akademik, melainkan instrumen penting dalam menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat sekaligus memperkuat reputasi institusi.

“Penelitian dan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian penting dalam implementasi Catur Darma PTMA. Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan, tetapi juga harus mampu menghadirkan inovasi, pemberdayaan, dan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong dosen untuk aktif meneliti, membangun kolaborasi, dan menghasilkan karya yang berdampak,” ujar beliau.

Sementara itu, Kepala LP3M Universitas Muhammadiyah Bone, Marlia Rianti, S.Pt., MM., M.Si., menyampaikan apresiasi kepada seluruh dosen penerima hibah tahun 2026. Ia menilai keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja keras, konsistensi, dan semangat akademik para dosen dalam meningkatkan kualitas proposal penelitian dan pengabdian.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para dosen penerima hibah DPPM Kemendiktisaintek tahun 2026. Capaian ini menjadi kawah candradimuka bagi pengembangan budaya penelitian dan pengabdian kepada masyarakat di Universitas Muhammadiyah Bone. Kami berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi dosen-dosen lainnya untuk terus meningkatkan kapasitas akademik dan produktivitas riset,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihak LP3M berharap tren peningkatan jumlah proposal yang lolos pendanaan nasional dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang. Dengan penguatan pendampingan proposal, peningkatan kualitas riset, dan kolaborasi lintas disiplin, Universitas Muhammadiyah Bone optimistis jumlah pengusul yang berhasil memperoleh hibah nasional pada tahun berikutnya akan semakin meningkat.

Melalui capaian ini, Universitas Muhammadiyah Bone menegaskan komitmennya untuk terus menjadi perguruan tinggi yang unggul dalam pengembangan ilmu pengetahuan, inovasi, serta pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Scroll to Top