WATAMPONE — Kamis, 16 Juli 2026, Universitas Muhammadiyah Bone (UNIM Bone) tengah menjajaki kerja sama strategis dengan agensi PT BREXA Raya Indonesia untuk program penyaluran kerja alumni ke Jepang. Pertemuan penjajakan kemitraan tersebut berlangsung secara intensif di kampus UNIM Bone pada Kamis, 16 Juli 2026. Inisiatif ini bermula dari komitmen pihak kampus untuk memperluas akses pasar kerja global bagi para lulusannya. Langkah taktis ini diambil sebagai wujud nyata institusi dalam mengimplementasikan nilai Catur Dharma perguruan tinggi, khususnya pada pilar perluasan jaringan dan pengabdian. Melalui program ini, lulusan diharapkan mampu terserap di berbagai sektor industri maju di Jepang. Penyaluran tenaga kerja ini akan difasilitasi melalui program pelatihan terstruktur dan berstandar internasional. Agensi PT BREXA Raya Indonesia, yang sebelumnya beroperasi dengan nama PT OS Selnajaya Indonesia, merupakan representasi resmi dari BREXA Holdings asal Jepang . Perusahaan multinasional ini memiliki rekam jejak panjang selama lebih dari 30 tahun dalam menangani layanan sumber daya manusia di Indonesia. Kerja sama lintas negara ini ditargetkan mampu memfasilitasi lulusan universitas untuk menembus pasar kerja internasional dengan aman. Dalam program persiapan kerja tersebut, pihak BREXA menawarkan estimasi penghasilan yang sangat kompetitif, yakni mencapai 18 juta rupiah per bulan bagi para kandidat yang lolos. Pendapatan bulanan tersebut sudah mencakup fasilitas esensial seperti tempat tinggal, pajak, asuransi kesehatan, dan uang pensiun . Tawaran menggiurkan ini diproyeksikan menjadi daya tarik utama bagi para alumni yang ingin membangun kemandirian finansial dan karier di luar negeri. Para alumni UNIM Bone nantinya dapat memilih dan menyesuaikan minat mereka dengan berbagai sektor pekerjaan strategis yang tersedia. Beberapa program unggulan yang ditawarkan mencakup bidang perikanan, perawat lansia, pengolahan makanan,
konstruksi, dan pembersihan gedung (building cleaning). Selain itu, terdapat pula peluang spesifik di sektor otomotif yang saat ini dikhususkan untuk program magang . Untuk mengikuti program akselerasi ini, calon peserta harus memastikan diri memenuhi sejumlah kriteria dasar yang ditetapkan ketat oleh pihak agensi. Persyaratan umum tersebut membatasi usia pendaftar antara 18 hingga 25 tahun, serta memiliki latar belakang pendidikan minimal SMA/SMK atau sederajat . Para kandidat juga diwajibkan memiliki indeks massa tubuh (BMI) pada kategori ideal, yakni pada rentang angka 18 hingga 24 . Selain parameter tersebut, standar proporsi fisik lain yang diwajibkan adalah memiliki tinggi badan minimal 160 sentimeter untuk pria dan 150 sentimeter untuk wanita . Calon peserta harus terbukti sehat secara jasmani, tidak memiliki tato, tidak merokok, tidak buta warna baik parsial maupun total, serta khusus pria tidak bertindik. Bukti kondisi kesehatan menyeluruh tersebut wajib dibuktikan melalui hasil tes pemeriksaan kesehatan (MCU) yang dilakukan setelah pendaftaran. Sebelum diberangkatkan menuju negara tujuan, seluruh peserta yang dinyatakan lolos seleksi awal wajib mengikuti program pelatihan bahasa Jepang dan pembentukan keterampilan teknis . Masa pelatihan dan penggemblengan ini direncanakan berlangsung secara intensif selama 6 hingga 12 bulan di bawah naungan fasilitas Training Center BREXA . Pendidikan komprehensif tersebut bertujuan mutlak agar kandidat mampu beradaptasi cepat dengan budaya hidup serta etos kerja keras di Jepang. Sebagai lembaga pengirim tenaga kerja yang kredibel, PT BREXA Raya Indonesia tercatat telah sukses memberangkatkan lebih dari 12.000 tenaga kerja sejak tahun 2015 hingga periode Desember 2025. Mereka menyediakan layanan menyeluruh untuk berbagai skema penempatan, yang mencakup Program Magang Teknis (TITP), pekerja berketerampilan khusus (SSW), hingga pendelegasian sumber daya manusia profesional . Pengalaman panjang dan reputasi agensi ini memberikan garansi keamanan tinggi bagi pihak institusi dalam menyalurkan alumninya ke luar negeri. Melalui proses penjajakan kerja sama strategis ini, pimpinan kampus menaruh harapan besar agar realisasi program penempatan dapat segera difinalisasi. Ke depannya, sinergi berkelanjutan antara UNIM Bone dan agensi multinasional ini diyakini mampu mendongkrak daya saing global alumni secara signifikan. Agenda penting ini sekaligus mempertegas komitmen jangka panjang kampus dalam mencetak lulusan unggul yang siap berkontribusi melampaui batas-batas negara.
