Bone – Universitas Muhammadiyah Bone (UNIM Bone) kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk kader mahasiswa yang unggul dan berkarakter melalui penyelenggaraan Baitul Arqam bagi Pengurus Lembaga Kemahasiswaan Universitas Muhammadiyah Bone. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 60 peserta yang terdiri atas pimpinan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HIMAPRODI) sebagai bagian dari proses pembinaan kepemimpinan dan penguatan ideologi Al-Islam Kemuhammadiyahan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Gunawan, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, Gunawan menyampaikan bahwa pengurus lembaga kemahasiswaan memiliki peran strategis sebagai motor penggerak berbagai aktivitas kemahasiswaan di lingkungan kampus. Oleh karena itu, mereka perlu dibekali kemampuan kepemimpinan, tata kelola organisasi, serta pemahaman nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan agar mampu melahirkan organisasi yang aktif, profesional, dan memberikan manfaat bagi sivitas akademika maupun masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pimpinan Universitas Muhammadiyah Bone dan Persyarikatan Muhammadiyah, di antaranya Pimpinan Daerah Muhammadiyah, Wakil Rektor IV Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan, Dekan Fakultas Pedagogi dan Psikologi (FPP), Dekan Fakultas Teknik dan Bisnis (FTB), Kaprodi Teknologi Pendidikan, Kaprodi Sistem Informasi, Kepala Biro SDM, serta Kepala Kerja Sama. Kehadiran para pimpinan menjadi bentuk dukungan nyata terhadap penguatan karakter dan kapasitas kepemimpinan mahasiswa.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor IV Bidang Al-Islam dan Kemuhammadiyahan menegaskan bahwa Baitul Arqam merupakan wahana pembinaan yang bertujuan memperkuat pemahaman sekaligus menambah wawasan mahasiswa mengenai nilai-nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. Menurutnya, mahasiswa sebagai kader persyarikatan harus memiliki kepribadian Islami, menjunjung tinggi akhlak mulia, serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kehidupan akademik, organisasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi yang relevan dengan kebutuhan organisasi mahasiswa. Materi tersebut meliputi kepemimpinan, ibadah praktis, tata kelola keuangan organisasi, strategi penyusunan program kerja (proker), kaderisasi dan regenerasi kader, serta Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM). Berbagai materi tersebut dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam memimpin organisasi secara profesional sekaligus memperkuat komitmen terhadap nilai-nilai Islam Berkemajuan.
Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan diskusi, refleksi, serta pembinaan yang mendorong peserta untuk membangun budaya organisasi yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada pengembangan potensi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, para pengurus UKM dan HIMAPRODI diharapkan mampu menyusun program kerja yang berkualitas, mengelola organisasi secara akuntabel, serta menciptakan sistem kaderisasi yang berkesinambungan demi melahirkan generasi pemimpin yang siap melanjutkan estafet kepemimpinan di lingkungan Universitas Muhammadiyah Bone.
Melalui penyelenggaraan Baitul Arqam ini, Universitas Muhammadiyah Bone menegaskan komitmennya untuk terus mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, integritas, spiritualitas, dan pemahaman Al-Islam Kemuhammadiyahan yang kuat. Diharapkan seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu dan nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan dalam setiap aktivitas organisasi maupun kehidupan bermasyarakat, sehingga mampu menjadi kader Muhammadiyah yang membawa kemajuan bagi umat, bangsa, dan persyarikatan.
